
“Kata alat tes saya itu melankolis, masa?”
Awalnya sebelum tahu apa itu melankolis, sempet mau nolak mentah-mentah bahwa saya melankolis, yang saya tahu melankolis itu orangnya yang diem-diem dan suka galau, hemm… keliatan ceteknya deh ini otak, setelah mengungkap apa itu melankolis dengan mantap saya bilang “Yeah, that’s right I’m Melankolis!”

Melankolis. They like to have it the right way.
Bangga deh, ternyata saya itu condong ke dalam kepribadian melankolis, meskipun setiap karakteristik kepribadian memiliki kekurangan dan kelebihan. Secara, setelah di chek karakteristiknya benar-benar cocok dengan saya.

And chek this!

dan 1 lagi…

Cara memahami diri itu begitu kaya, tes kepriadian salah satu cara efektif untuk menemukan diri kita yang sesungguhnya :))
Saya tahu tidak ada satu manusia di dunia ini yang sempurna, bahkan anda yang telah tiga tahun mendapat gelar istimewa, yang saya pandang mendekati kesempurnaan. Tau kah anda saat ini saya kecewa? kecewa dengan diri saya, diri anda, atau bahkan kecewa dengan jarak antara saya dan anda.

